Pages

4.17.2012

Siapa Pasar Kita?

belajar bisnis kembali hadir, pagi-pagi postingan berarti... ^^

hari ini, kita kembali coba bicarakan teknis,
dan inti dari bisnis adalah selling, penjualan, tanpa selling ga da bisnis
tanpa selling, ga ada makan
ini yang biasa muncul dalam benak para owner mengenai bisnisnya


nah, siapa pasar kita?
artinya, kepada siapa kita bakal menjual produk kita?
nah kurang lebih itu yang menjadi duduk perkara kita hari ini,
kita punya barang, tapi ga ada yang beli
bahkan ga ada yang tahu, jadi bagaimana orang bisa beli

jadi orang lain harus tahu, gimana pun caranya
makanya cara paling aneh, cara paling konyol,
itu yang biasanya bisa meraup dan menjangkau luas orang-orang yang disasar
tapi cara sederhana pun bisa juga

kita mulai dari yang paling sederhana saja,
misalnya, sms, facebook, mungkin inilah yang cukup kita kenal sekarang
coba anda smskan produk anda,
dan sebarkan keseluruh no hp yang ada di handphone anda
rata-rata hp jadul itu ada kisaran 500 no yang bisa tersedia,
hp kini, bahkan ada juga yang sampai unlimited..
maka coba sebarkan, masa ga ada yang nyangkut satu pun
insyaAllah Allah pasti kasih kalo kita usaha,
tinggal yakin atau tidaknya kita mau coba

lalu pasang status juga,
sertakan produk kita di status yang kita pajang

nah, sekarang, siapa yang kita sasar?
jawabannya adalah pertanyaan ini
ketika kita menjual permen, apakah mungkin anak kecil bisa membelinya?
sebenarnya anak itu mau atau tidak permen kita?
anak itu punya uang untuk beli permen kita atau tidak?
anak itu punya teman-teman yang mungkin dia kasih tahu tidak tentang permen kita?
siapa yang memberi uang pada anak itu?
dan pertanyaan-pertanyaan sejenis lainnya...

jika produk kita sepatu, nah
kira-kira anak kecil mau tidak membeli sepatu kita?
yang memutuskan beli sepatu siapa?
anak itu atau orang tuanya?

orang-orang bisnis biasanya bilang, ini segmen pasar
dan salah satu kesalahan, atau bukan kesalahan tapi
kurang efektifnya pemasaran adalah
"kita berusaha untuk menjual produk kita ke semua orang"
ini bisa, tapi mungkin butuh biaya dan waktu yang sangat banyak
serta butuh keterlibatan orang yang banyak pula,
tapi buat anda yang berani, kejar aja tuh ^^

lalu satu lagi,
kalo sudah menjual ke 10 orang masih belum ada yg beli, tawarkan lagi ke lebih banyak
kalo sudah menjual ke 100 orang masih belum ada yang beli, tawarkan lagi ke lebih banyak

maka nanti
pengalaman dan momen pembelian itu pasti kan
anda dapatkan seiring berjalannya waktu,
rame pokonya mah,
jangan banyak rencana, langsung jual saja!
jangan nunggu lama, lakukan sekarang juga!

belajar bisnis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar